Mungkin sebagian besar dari Anda sudah mengetahui dan memahami apa itu registry. Disini saya hanya mengingatkan saja dan memberitahu yang belum tahu. He he he, njlimet bahasanya ya...!!!
Ok, kita mulai ke pokok pembahasan. Apa sih Registry itu? apa sih fungsinya? mungkin yang baru terjun ke "dunia perkomputeran" sering bertanya-tanya seperti itu. Registry merupakan salah satu komponen penting dalam komputer yang berfungsi mendongkrak performa serta mengoptimalkan kinerja komputer.
Untuk membongkar registry memang agak rumit (bukan berarti susah ya,,,, he he :D). Sedikit kesalahan pada saat mengutak-atik registry akan mempengaruhi kinerja pada OS Anda, bahkan akibatnya bisa sangat fatal. Oleh karena itu, saya sarankan sebelum membongkar registry Anda mem-backup registry terlebih dahulu.
Berikut langkah-langkah membackup registry :
- Klik Start > Run, atau tekan tombol Windows + R pada keyboard.
- Ketik REGEDIT lalu tekan OK.
- Pilih File, kemudian kllik export.
- Setelah kotak dialog Export Registry muncul, ketikkan nama file pada begian file name. kemudian tentukan lokasi penyimpanannya. Setelah itu klik tombol save untuk mengakhiri proses Export Registry.
ada 6 macam key utama pada registry, yaitu :
- HKEY_CLASSES_ROOT, bagian ini berisi semua tipe file dan masing-masing tipe file tersebut akan memiliki sub-key sendiri-sendiri.
- HKEY_CURRENT_USER, bagian ini berisi tentang informasi user yang sedang aktif.
- HKEY_LOCAL_MACHINE, bagian ini berisi informasi hardware & pengaturan software yang berlaku pada semua user.
- HKEY_USERS, bagian ini berisi semua informasi tentang desktop.
- HKEY_CURRENT_CONFIG, bagian ini berisi semua informasi tentang hardware.
- HKEY_DYN_DATA, bagian ini berisi informasi tentang plug & play.
Sekian dulu untuk pembahasan registry kali ini, pembahasan mengenai registry akan saya lanjutkan pada postingan berikutnya.

No comments:
Post a Comment